Sabtu, 23 Januari 2016

5 Ciri Motherboard Anda Mulai Rusak



Motherboard adalah Hardware komputer yang sangat penting , karena Motherboard  memiliki peranan sebagai penyusun sistem komputer. Motherboard adalah sebuah Circuit Board atau PCB (Printed Circuit Board), memilik fungsi sebagai penyusun komponen-komponen Hardware Komputer terdiri dari Port dan Socket yang digunakan  untuk melakukan berbagai macam komponen komputer.

 Sama seperti Hardware lainnya Motherboard juga dapat mengalami kerusakan, kadang kadang kerusakan pada Motherboard suka bersatu dengan kerusakan perangkat yang lainnya. Dibawah ini kita akan membahas ciri-ciri Motherboard yang mulai mengalami kerusakan.

·        1.Komputer sudah mengalami panas berlebihan pada awal dihidupkan
Komputer pada umumnya akan terasa panas ketika sudah beroperasi selama lebih dari tiga jam, dan juga saat digunakan pada software  atau aplikasi yang berat, namun terkadang , ketika komputer baru dihidupkan akan terasa panas.

Penyebab Komputer mengalami Panas berlebih ketika baru dihidupkan
Hal ini disebabkan Motherboard mengalami kerusakan di sekitar lokasi IC Chipset dan IC PSU (Power Supply),dan hal ini dapat menyebabkan Chipset dan komponen menjadi panas.

Cara untuk memastikannya
Untuk memastikan bahwa Motherboard tidak mengalami kerusakan, anda harus membongkar komputer atau laptop, lalu anda pastikan bahwa semua komponen sudah tersambung dengan socket-nya , dan misalnya anda sudah memeriksa bahwa komponen sudah tersambung tapi masih saja komputer atau laptop anda masih mengalami panas berlebih.
Hal itu dapat dipastikan bahwa Motherboard komputer atau laptop anda mengalami  kerusakan.

·        2.Ada Masalah Pada BIOS (Basic Input Output System)
Kerusakan pada Motherboard dapat sangat mempengaruhi BIOS (Basic Input Output System), beberapa hal yang terjadi pada BIOS yang menunjukan bahwa Motherboard mengalami kerusakan, Seperti:
·         Hanya muncul logo BIOS saja
·         Komputer dalam hidup, tetapi Menu BIOS tidak keluar
·         Tidak mau masuk ke menu BIOS
·         Berhenti di menu BIOS, dan tidak kembali ke sistem operasi
Cara memperbaikinya:
Anda bisa memperbaiki hal ini ke mekanik komputer yang berpengalaman, dan anda harus mengeluarkan biaya sebesar Rp.200.000 atau lebih.

·        3.Processor Dan Kipas CPU Tidak Dapat Beroperasi
Gejala yang lainnya yang disebabkan oleh kerusakan Motherboard ,yaitu Fan atau kipas dari sebuah Processor dan CPU tidak dapat berfungsi, hal ini disebabkan karena tidak adanya aliran listrik ke Fan atau kipas, sehingga Fan atau kipas tidak dapat berfungsi.
Jika Motherboard anda sudah mengalami beberapa kegagalan seperti ini, sebaiknya anda mengganti Motherboard lama anda dengan yang baru.

·        4.Komputer anda tiba-tiba mati sendiri
Ciri yang lainnya dari Motherboard mengalami kerusakan, ialah komputer yang tiba-tiba mati sendiri atau me-Restart sendiri.  Bukan hanya Motherboard yang mengalami kerusakan saja yang dapat menyebabkan komputer anda me-Restart sendiri, tetapi ada beberapa faktor yang menyebabkan hal itu.

·        5.Muncul Suara Bip Berkali-kali
Misalnya muncul suara bip berkali-kali, bisa jadi itu bukan hanya dari kerusakan Motherboard saja, bisa jadi suara itu bisa beasal dari kerusakak RAM, Harddisk, atau semacamnya, tapi untuk memastikannya anda bisa mengecek dengan cara  manual.

Penyebab Motherboard bisa mengalami kerusakan
Berikut ini adalah hal-hal yang membuat Motherboard mengalami kerusakan

  • ·        Overclock
  • ·        Overheating pada Processor Kerusakan pada bagian IC
  • ·        Suplai listirk yang berlebih atau kurang

  • ·        Virus atau Aplikasi yang mengakibatkan Processor menjadi panas

Tips untuk mencegah Motherboard mengalami kerusakan
·         Menjaga suhu komputer tetap stabil dan tidak overheating
·         Selalu periksa setiap perangkat yang sudah tersambung dengan Socketnya
·         Jauhkan Motherboard dari tempat yang berdebu yang dapat memperlambat proses pendinginan

Kamis, 21 Januari 2016

4 Dampak dari Sembarangan Mematikan Komputer atau Laptop



Mematikan komputer dengan cara sembarangan memanglah mudah, akan tetapi hal itu dapat merusak perangkat-perangkat seperti RAM, Harddisk, Motherboard, dan yang lainnya.
Ketika komputer atau laptop kita masih menyala dalam tersebut program-program sedang bekerja, dan jika kita mematikan komputer atau laptop dengan secara paksa, program pun akan berhenti dengan secara paksa. Dibawah ini adalah hal-hal mematikan komputer atau laptop secara sembarangan.


1.     1.Mencabut Baterai pada Laptop
Hal ini adalah merupakan cara yang sangat dilarang untuk dilakukan, hal ini tidak hanya berlaku pada laptop saja, tetapi pada Handphone juga hal ini tidak sangat dianjurkan karena dapat merusak sistem operasi Hardware dan Software, hal ini juga dapat membuat baterai menjadi lemah dan bahkan tidak mengisi ulang baterai lagi.

2.     2.Mencabut Langsung Kabel AC Komputer dari Steker
Kasus ini sebenarnya jarang terjadi , kemungkinan ialah listrik padam dan komputer mati secara tiba-tiba , seperti kabel AC dicabut dari steker saat kompuer masih menyala, hal ini dapat di waspadai dengan menggunakan sistem generator listirk cadangan, dan hal ini mampu menghindari komputer dari mati secara mendadak.

3.     3.Mematikan Komputer dengan cara menahan tombol Power
Hal ini sering kita lakukan ketika komputer atau laptop kita sedang mengalami Hang, tetapi misalkan komputer atau laptop kita sedang mengalami Hang hal ini dilakukan, tetapi hal ini jangan dilakukan ketika komputer berjalan dengan normal dan lancar.

4.     4.Melakukan Force Shutdown ketika ingin mematikan komputer
Hal ini terjadi jika kita sendang terburu me-Shutdown kompute, jika ada beberapa program belun ditutup di komputer kita, sebaiknya meng-Cancel  Force Shutdown, dan lalu menutup program yang masih berjalan , dengan melakukan Force Shutdown akan meningkatkan potensi kerusakan pada Software atau Program komputer atau laptop kita dan juga dapat memengaruhi kinerja komputer anda.

Dampak dari mematikan Komputer atau Laptop Sembarnagan
Jika anda melakukan Shutdown komputer atau laptop anda , maka akan banyak menimbulkan kerusakan yang ada , baik Hardware maupun juga Software, dan juga dapat memengaruhi baterai menjadi lemah. Berikut yang ada dibawah ini adalah dampak- dampak dari mematikan komputer atau laptop secara sembarang.

1.    1.Kerusakan pada Hardware Internal Komputer
Apabila kita mematikan komputer secara sembarangan  akan merusak Hardware ,dan juga memiliki resiko yang sangat tinggi bila kita mematikannya secara sembarangan .
RAM adalah otak utama pada sebuah komputer, bisa dikatakan bahwa RAM adalah salah satu perangkat yang harus dilindungi, Hardware-hardware yang akan mengalami kerusakna apabila komputer dimatikan dengan cara sembarangan:

  • ·         Motherboard
  • ·         Harddisk
  • ·         RAM
  • ·         Processor
  • ·         Power Supply
  • ·         IC
  • ·         Chipset


2.     2.Adanya Software yang rusak akibat file yang Corrupt
Hal lainnya yang akan terjadi apabila komputer atau laptop domatikan dengan cara sembarangan ialah Software yang rusak akibat file yang Corrupt, File Corrupt ialah sebuah file yang rusak dan harus digantikan dengan file yang baru.
hal adalah merupakan kasus yang terjadi akibat menutup secara paksa program atau Software yang sedangb berjalan

3.     3.File akan menghilang
File akan hilang atau Corrupt, jika anda tidak mematikan komputer atau laptop dengan tentu akan ada file menjadi Corrupt, misalnya ada tidak menutup hasil pekerjaan anda terlebih dahulu, file akan menjadi Corrupt, bahkan yang lebih parahnya lagi file yang lain akan bisa terkena Corrupt juga.

4.     4.Kerusakan pada Operation System
Dampak yang paling bahaya, adalah Operation System mengalami kerusakan, hal ini terjadi karena Operation System anda belum benar-benar ketika anda mematikan Komputer atau Laptop.

Tips Untuk Mematikan Komputer atau Laptop secara Baik dan Benar
Tips yang saya sarankan dan baik untuk mematikan sebuah komputer, ialah dengan cara meng-klik tombol Shutdown atau Turn Off, hal-hal yang anda perlu diperhatikan sebelum mematikan komputer:
1.       Pastikan hasil kerja anda sudah di Save , dan tidak ada pekerjaan yang masih kosong atau belum di Save
2.       Tutup semua Aplikasi
3.       Pastikan Flashdisk atau Harddisk sudah tercabut dan juga keluarkan DVD yang masih ada didalam Disc Tray
4.       Setelah itu klik tombol Shutdown
5.       Tunggu proses Shutdown sampai selesai
6.       Jika ada program yang masih berkerja, sebaiknya di cancel terlebih dahulu
7.       Dan, yang terakhir jika semua Program sudah tertutup semua lalu klik tombol Shutdown

Rabu, 20 Januari 2016

Tips Menghindari Komputer dari Virus



Pada zaman sekarang, komputer adalah barang wwajib  yang harus dimiliki pada setiap orang, karena memiliki fungsi yang sangat banyak seperti Multimedia, sarana hiburan dan internet. Sperti dikalangan mahasiswa, pegawai sampai pebisnis menggunakn komputer sebagai dari penunjang kerjanya atau usahanya.
Kesimpulannya, komputer adalah dapat dikatakan sebagai gaya hidup modern, harga komputer relatif murah, tergantung spefikasinya dan Budget yang dimiliki,kadang-kadang kita menggunakan tidak selalu baik,kadangkala kita harus mengahadapi komputer yang menjadi lemot karena adanya Virus.

Mengapa Komputer dapat diserang Virus??

Virus yang terdapat pada komputer jelas berbeda dengan virus yang dapat menyerang manusia, jadi Virus komputer tidak bisa menyerang manusia, maupun sebaliknya.  Dan timbulah sebuah pertanyaan mengapa komputer dapat terserang oleh virus??, sebenarnya saat komputer  pertama kali produksi tidak ada satupun virus yang berada pada komputer tersebut, dan komputer dapat terserang oleh virus karena kesalahan dari User/pengguna.
Komputer atau laptop yang terserang virus, dapat mengalami banyak gangguan dan memperlambat kinerja komputer aatau laptop tersebut, kali ini saya akan membagi tips untuk mengihindari komputer atau laptop dari Virus.
1.     1.Jangan Men-download di sembarang tempat
Menurut ahli IT, bahwa komputer atau laptop yang tidak pernah dengan terkoneksi dengan internet memiliki resiko yang rendah untuk dapa terkena virus,sedangkan komputer yang sering terkoneksi dengan internet memiliki resiko yang tinggi untuk terserang oleh Virus.
Jadi supaya anda harus mendownload Lagu atau Game dari sumber yang terpercaya meskipun harus mengeluarkan uang, daripada anda harus nekat men-download game dari sumber yang tidak jelas darimaa asalnya.
2.     2.Selalu waspada dari Memory, Flashdisk dan sejenisnya
Salah satu cara virus dapat menyebar adalah melaui peangkat atau alat yang berpindah-pindah tempat seperti Flashdisk,dan  Harddisk External ,agar terhindar dari virus ada harus me-Scan total sebelum anda masuk dan mengambil atau menyimpan dari perangkat tersebut.
Jenis vius yang sering berada di dalam Flashdisk adalah autorun, yang lebih gawatnya lagi autorun tidak dapat dihilangkan oleh antivirus yang gratisan.
3.     3.Matikan Autorun
Untuk menghidari File atau program yang terkena Virus tidak dapt dijalankan secara otomatis maka disarankan untuk mematikan autorun pada komuter yang digunakan. Banyak pengguna yang tidak mengerti betapa pentingnya posisi autorun karena disamping untuk dapat menjalankan program “Baik” secara otomatis, ia juga akan menjalankan file virus terutama berekstensi .exe tanpa di ketahui pengguna komputer.
4.    4.Selalu Mengaktifkan Firewall
Terutama jika komputer anda selalu terhubung ke jaringan, firewall dapat ibaratkan sebuah tembok penghalang bagi virus, malware ataupun hacker yang ingin membajak komputer anda melalui jaringan internet. Firewall dapat memutuskan apakah sebuah komputer bisa terhubung ke jaringan atau memblokirnya. Daya efektifitas firewall tergantung dari konfigurasi dan bagiamana cara pengguna dalam mengatur filter setting.
5.     5.Gunakan Kombinasi Virus
Cara terakhir ialah dengan menggunakan dua macam program antivirus , yang satu antivirus luar negeri dan yang satu lagi anti virus lokal, contohnya anti virus smadAV dikombinasikan dengan anti virus avast, dan misalkan hanya menggunakan salah satu antivirus, virus akan tetap,misalnya kita menggunakan smadAV virus luar tidak terdeteksi, sedangkan hanya menggunaka Anti virus Avast virus lokal tidak akan terdeteksi.
Jadi dengan menggunakan dua macam program antivirus, dapat menimalisir komputer terserang virus.

Senin, 18 Januari 2016

Cara mudah untuk membedakan iPhone Original dengan iPhone palsu





Para pengguna iPhone  pasti sudah tahu cara untuk membedakan produk apple yang asli dengan palsu atau dummy, karena sekarang Iphone palsu atau dummy sudah banyak beredar dipasaran yang sekilas terlihat mirip dengan produk yang aslinya, bagi anda yang sudah memiliki iPhone anda dapat mencoba cara-cara yang ada di bawah ini.

iPhone original menggunakan material dengan kualitas premium


iPhone original sebenarnya ditujukan untuk kalangan menegah ke atas dan dengan hanya satu versi  penggunaan material , sehingga material digunakan sangat ekslusif . Dengan begitu kita dapat merasakan ketika menggunakan iPhone original akan terasa enak dan terkesan elegan karena menggunakan bahan logam dan kaca yang berkualitas premium.

iPhone asli menggunakan Display Retina
 
Retina Display adalah perangkat layar yang digunakan Apple sendiri, layar ini memiliki tingkat piksel/ Pixel Destiny yang jauh lebih tinggi dibandikan dengan iPhone dummy, penggunan Retina Display ini dimulai semenjak iPhone 4 dan iPod generasi ke-4.
Retina Display ini akan memiliki tampilan jernih karena matriks pikselnya sangat kecil, karena pikslenya sangata kecil anda hanya bisa dapat melihat dengan cara melihat dengan jarak sangat dekat atau kurang dari jarak baca ideal dan bisa juga dengan menggunkan kacamata pembesar, sedangkan iPhone dummy  memiiki Pixel Destiny yang sangat rendah sehingga matriks pikselnya dapat terlihat.

iPhone original dapat melakukan Screenshot dengan tombol tertentu
 
Bagi anda pengguna iPhone pasti sudah tahu  hal yang kecil. Pengambilan Screenshot iPhone, iPod Touch dan iPad hanya dengan cara menekan tombol lock dan Home Button secara bersamaan, dan cara ini hanya dapat dilakukan oleh produk Apple saja, misalnya anda sebelum membeli produk Apple anda mencoba cara ini dan misalkan cara ini tidak merespon pada produk tersebut barang tersebut patut dicurigai.

iPhone original hanya dapat terhubung dengan App Store saja   
       

                                 
seperti yang kalian tau, pasti setiap sistem operasi mobile memiliki App marketnya sendiri, seperti iOS memiliki App Store, Android memiliki Google Play dan juga Windows memiliki Windows Phone Store. Dan diantara mereka tidak akan nyasar ke market yang lain.
Misalnya anda mau menguduh sebuah aplikasi di iPhone dan setelah itu nyasar ke market yang lain dapat dipastikan iPhone anda dapt disebut dummy atau palsu.

iPhone original akan terdeteksi oleh iTunes


iPhone original akan tersinkronasi oleh iTunes dan iTunes akan mengenali yang terhubung dengan iTunes dan akan menampilkan data-data yang speksifik

Perbedaan harga iPhone original dengan iPhone palsu

Jika anda ingin membeli iPhone dari penjual yang terpercaya walaupun bukan Apple Reseller resmi anda pasti sudah tau harga yang harus dibayar, iPhone yang original ditujukan kepada orang kelas menengah ke atas oleh karena harga iPhone harganya akan dijual lebih tinggi, misalkan anda ditawarkan iPhone yang jauh lebih murah dari harga iPhone yang Refurbish dapat dipastikan barang tersebut bukanlah barang yang original.

Tips membeli iPhone agar tidak tertipu

Untuk menghindari dari penipuan dari penjual nakal kita harus berhati-hati, agar keaslian menjamin kita sebaiknya membeli Apple Reseller yang resmi  dan meskipuna anda tidak membeli iPhone di Apple Reseller yang tidak resmi asalkan tempat menjamin sepert layak toko dan bukanya setiap hari kerja.
Dan jika anda membila lewat via online kita harus membelinya di website yang terpercaya seperti market place yang menggunkan rekening bersama agar kepercayaan dapat terjalin dan juga lebih baik kita membeli secara online yang memiliki badan hukum yang jelas, sebaiknya hindari dari penjual perorangan, kecuali orang tersebut mejual di Market Place